Beranda Hukum dan Kriminal Kejari Pandeglang Musnahkan Puluhan Unit Hp Hingga Ribuan Butir Tramadol dan Sabu

Kejari Pandeglang Musnahkan Puluhan Unit Hp Hingga Ribuan Butir Tramadol dan Sabu

223

PANDEGLANG.BCO.CO.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang memusnahkan sejumlah barang bukti kasus pidana yang sudah berkekuatan hukum tetap. Barang barang yang dimusnahkan berupa senjata tajam, narkoba jenis sabu dan obat-obatan, alat komunikasi elektronik seperti handphone hingga ribuan bungkus rokok tanpa cukai, dengan cara dihancurkan menggunakan mesin pelumat makanan hingga dibakar di belakang Gedung Kejari Pandeglang, Rabu 13 April 2022.

Proses pemusnahan barang bukti tersebut berdasarkan keputusan majelis hakim yakni disita untuk di musnahkan, serta untuk meminimalisir terjadinya penyalahgunaan barang bukti dari oknum yang tidak bertanggung jawab.

Kepala Kejari Pandeglang Helena Oktaviane mengatakan, barang bukti yang di musnahkan antara lain narkoba jenis sabu sebanyak 0,82 gram, ganja 5,58 gram, tembakau sintetis 21,8 gram, obat dengan merek hexymer 2.225 butir, tramadol HCI 1.629 butir, 23 unit handphone berbagai merk dan 4.730 bungkus rokok tanpa cukai. “Barang bukti ini ada narkoba jenis sabu dan obat-obatan terlarang, ada juga handphone, dan dua merk rokok tanpa bea cukai,” kata Helena Oktaviane, Kepala Kejari Pandeglang.

Barang bukti yang saat ini dimusnahkan merupakan barang bukti dari tindak pidana umum dan tindak pidana khusus yang telah memiliki kekuatan hukum tetap, yang disita selama tahun 2022. “Barang bukti ini adalah hasil dari tindak pidana umum dan pidana khusus, di tahun 2022. Karena setiap pertiga bulan kita selalu melakukan pemusnahan barang bukti,” terangnya.

Menurutnya, saat ini yang paling banyak dan cukup meresahkan adalah tingginya kasus narkotika di kalangan masyarakat, untuk itu Helena mengimbau agar menjauhi narkotika jenis apapun. “Selain rokok ilegal, yang cukup meresahkan yaitu narkotika dikalangan masyarakat, ini sangat berbahaya. Jangan sampai masyarakat kita menjadi korban,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pandeglang Suaedi Kurdiatna, menyayangkan adanya peredaran rokok yang tidak dilengkapi bea cukai di wilayah Kabupaten Pandeglang.

Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dan instansi lainnya, untuk mencegah peredaran rokok tanpa bea cukai tersebut. “Kami sangat mengapresiasi atas apa yang dilakukan oleh Kejari Pandeglang, dengan adanya pemusnahan ini semoga tidak ada lagi roko ilegal yang beredar, karena hal itu dapet merugikan negara,” singkatnya. []