Beranda Hukum dan Kriminal Hasil Olah TKP di Cimanggu, Polisi Temukan Bahan Bom 

Hasil Olah TKP di Cimanggu, Polisi Temukan Bahan Bom 

1498

PANDEGLANG.BCO.CO.ID – Pasca terjadinya ledakan di Kampung Cisaat, Desa Tangkilsari, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, pada Minggu malam 09 Januari 2022, yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka berat. Tim INAFIS, Tim Gegana Brimob Polda Banten, dan Polres Pandeglang melakukan TKP di lokasi rumah yang hancur tersebut.

Dari hasil olah TKP, tim gabungan menemukan berbagai jenis bahan peledak. Selain itu juga ditemukan alat untuk membuat bahan peledak, seperti kayu untuk menumbuk, dan saringan untuk mengayak potassium.

“Yang kita amankan serbuk belerang dalam chasing dan belerang serbuk tanpa chasing, potassium yang digunakan untuk bahan peledak juga kita temukan dibawah pohon. Selain itu juga ada kabel berikut dengan saklar yang kita amankan, dan sisa-sisa dari bahan peledak, kayu juga kita amankan untuk menumbuk serta saringan untuk menghaluskan. Itulah hasil dari olah TKP yang diduga bom di Kecamatan Cimanggu,” beber Kompol Mardison, Kasie Identifikasi Polda Banten, Senin 10 Januari 2022.

Meskipun ditemukan berbagai alat dan bahan peledak, namun polisi belum memberikan keterangan rinci terkait penggunaan bahan peledak yang ditemukan di lokasi kejadian. Namun, diduga. “Dari hasil olah TKP yang menyebabkan tewasnya warga Kecamatan Cimanggu, diduga ini pembuatan bom,” jelasnya.

Sementara itu, Wakapolres Pandeglang Kompol Rahmat Sampurno mengatakan, istri korban kini masih dirawat di rumah sakit.

Korban bernama Lina harus dibawa ke RS Benggala, Kota Serang untuk mendapat penganganan lebih lanjut. “Istri korban kini dirujuk ke RS Benggala Kota Serang karena memang mendapat luka cukup serius akibat ledakan tersebut,” kata Kompol Rahmat Sampurno.

Rahmat juga menyatakan kondisi istri korban hingga kini belum membaik. Pihak kepolisian masih belum bisa menggali keterangan dari korban perihal ledakan maut yang menewaskan suaminya tersebut. “Dari istrinya kami masih belum bisa mendapat keterangan. Sementara ini kami juga masih menunggu hasil autopsi di RSUD Pandeglang,” pungkasnya. []