Beranda Humaniora Cari Umpan Untuk Mancing, Warga Cimanggu Diterkam Buaya

Cari Umpan Untuk Mancing, Warga Cimanggu Diterkam Buaya

689

PANDEGLANG.BCO.CO.ID – Seorang pria berusia lanjut bernama Tasru (50), warga Kampung Belendung, Desa Batu Hideung, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, harus mengalami luka parah pada bagian kaki sebelah kiri usai diterkam buaya muara dengan panjang empat meter saat tengah mencari umpan untuk keperluan memancing di aliran sungai tak jauh dari area persawahan di lokasi tersebut.

Beruntung saat kejadian, korban dibantu orang tuanya melepaskan diri dari terkaman buaya yang menggigit kakinya tersebut setelah berteriak meminta pertolongan. Diketahui saat itu, orang tua korban berada di gubuk sawah dan mendegar teriakannya.

Dihubungi via telepon, Kapolsek Cimanggu Iptu Darwin Khairul Syafari membenarkan adanya peristiwa di daerah hukumnya. Insiden itu diketahui terjadi pada Senin 03 Januari 2021 sekitar pukul 13.00 WIB saat korban sedang mencari udang sebagai umpan pancingan. “Jadi kronologisnya itu saudara Tasru sedang mencari udang di sungai, kebetulan itu dekat dengan lokasi persawahan. Kejadiannya itu kayaknya sekitar abis dzuhur,” ujar Iptu Darwin Khairul Syafari, Kapolsek Cimanggu, Selasa 04 Januari 2022.

Usai kejadian, lanjut Iptu Darwin, korban langsung dilakukan perawatan oleh bidan desa setempat karena mengalami luka parah akibat gigitan buaya dengan panjang empat meter tersebut. Kendati begitu, kepolisian setempat juga turut memberikan bantuan untuk korban guna meringankan musibah yang sedang dialaminya. “Lukanya cukup dalam di bagian kaki sebelah kiri. Tadi saya menjenguk korban, sekalian memberikan sembako. Kondisi korbannya sudah stabil, dan tadi juga bersama kepala puskesmas untuk diberikan perawatan lanjutan,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, pasca kejadian warga setempat berbondong-bondong mencari buaya tersebut. usai ditangkap dalam kondisi mati, selanjutnya buaya itu akan dikuburkan lantaran dikhawatikan menimbulkan bau busuk. “Dan subuh itu buayanya sudah ditangkap, pas diangkat ke darat itu kondisi buayanya sudah mati. Pas udah diangkat, si buaya yang mati itu langsung dikubur karena khawatir membusuk. Ukuran buaya itu sekitar 4 meteran,” terangnya.

Masih kata Kapolsek Cimanggu, sebelumnya warga sering melihat penampakan buaya di daerah yang dekat dengan muara dan pantai di kampung ini. Namun untuk kejadian manusia diterkam buaya, baru kali ini terjadi. Oleh sebab itu, ia menghimbau warga untuk tidak melakukan aktivitas di aliran sungai ini. “Makanya saya tadi ngumpulin masyarakat untuk tidak banyak beraktivitas lagi di areal sungai. Kita lakukan langkah cepat, akan kita pasang papan peringatan di areal sungai,” pungkasnya. []