Beranda Infrastruktur Jalan Antar Desa di Cigeulis Dipasangi Pondasi Rumah

Jalan Antar Desa di Cigeulis Dipasangi Pondasi Rumah

12385

PANDEGLANG.BCO.CO.ID – Akses jalan pedesaan di Kampung Citapis, Desa/Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, menghebohkan warga dikarenakan jalan yang sudah puluhan tahun digunakan dan penunjang perekonomian masyarakat, serta penghubung antar desa itu dipasangi pondasi rumah. Akibatnya, para pengendara kesulitan saat melintas karena harus melewati halaman rumah warga setempat.

Pantauan di lokasi, pondasi rumah dengan panjang sekitar 8 meter dan lebar 6 meter itu menutup jalan penghubung tiga desa, yakni Desa Tarumanagara, Citeureup, dan Desa Cigeulis. Para pengendara yang biasa melintasi jalan yang memiliki lebar empat meter ini pun harus melintas di depan rumah warga setempat secara bergantian.

“Saya sudah sering melintas ke sini, sekarang sudah sekali mau melintas juga ada pondasi rumah, setahu saya ini mulai pembangunan sebulan yang lalu,” kata Iman, Penjual Roti Keliling, Jumat 03 Oktober 2021.

Senada, Eman, warga sekitar pun mengaku tidak tahu persoalan apa yang terjadi sehingga jalan yang sudah bertahun-tahun dilalui masyarakat harus di buat pondasi rumah. Ia pun terpaksa harus merelakan halaman rumahnya agar dapat digunakan masyarakat untuk melintas. “Saya tidak tahu apa masalahnya, saya tidak bisa menyebutkan pemiliknya. Cuma pondasi ini dibangun sekitar satu bulan. Saya kasian sama masyarakat makanya saya relain tanah saya buat jalan,” kata Eman.

Ia pun menyebutkan, penutupan jalan tersebut bukan hanya sekali. Sekitar dua bulan yang lalu, oknum tersebut melakukan penutupan jalan dengan tembok sepanjang 4 meter, namun persoalan tersebut hanya bertahan satu malam saja, karena langsung ditangani oleh pihak Kepolisian setempat. “Dulu pernah sebelum pondasi rumah, itu tembok tinggi sekitar 30 hingga 40 centimeter, tapi cuma bertahan semalam saja, karena langsung dibongkar,” terangnya.

Eman sebagai warga setempat berharap agar akses yang merupakan penunjang perekonomian masyarakat di tiga desa itu segera kembali seperti semula. Dan meminta agar pihak terkait segera turun tangan terhadap persoalan tersebut. “Disini mayoritas petani, hasil tani semua di jual. Kalau jalan di pondasi seperti bagaimana nanti mereka menjual hasil taninya. Semoga jika ada persoalan secepatnya diselesaikan, agar jalan ini bisa dilalui masyarakat,” pungkasnya. []