Beranda Hukum dan Kriminal Diduga Kabel PLN Dicuri, Aliran Listrik Dua Desa di Labuan Padam

Diduga Kabel PLN Dicuri, Aliran Listrik Dua Desa di Labuan Padam

358

PANDEGLANG.BCO.CO.ID – Aliran listrik rumah warga di Dua desa di Pandeglang, yakni Desa Teluk dan Desa Caringin, dilaporkan padam selama seharian. Hal tersebut dikarenakan kabel grounding (tembaga untuk anti petir) di gardu listrik milik PLN yang ditanam di tanah diduga telah dicuri oleh orang tak dikenal, bahkan aliran listrik pun telah padam sejak pukul 03.00 WIB dini hari. “Ya betul. Setelah kami mengecek lokasi sesuai dengan laporan dari masyarakat, ada kabel yang terputus dan itu diduga telah dicuri oleh seseorang,” kata Kapolsek Kompol Hasan Khan, saat dihubungi melalui telepon seluler, Senin 22 November 2020.

Hasan menerangkan polisi menemukan sisa kabel yang telah dipotong oleh si pelaku. Diperkirakan, kabel berjenis tembaga yang dipotong tersebut memiliki panjang sekira delapan meter dengan berat 15 kilogram. “Kabel yang dicuri posisinya tegak lurus ke atas dari Gardu PLN sampai ke Travomator. Kerugiannya ditaksir mencapai Rp 4 juta,” terangnya.

Selain berimbas kepada pemadaman rumah di dua desa, insiden itu juga mengakibatkan aktivitas sekolah SMP di wilayah tersebut menjadi terhambat. Bahkan, pelaksanaan ANBK (Asasment Nasional Berbasis Komputer) di sekolah tersebut harus ditunda lantaran terdampak pemadaman listrik. “Karena seharian padam, pelaksaan kegiatan di sekolah itu tidak dapat dilaksanakan. Karena memang gardunya harus dimatikan dulu selama perbaikan,” tuturnya.

Kerusakan tersebut baru bisa diatasi oleh teknisi PLN sekira pukul 18.00 WIB. Listrik pun baru bisa menyala setelah PLN mengganti kabel yang diduga sudah dicuri orang tak dikenal tersebut. “Listriknya tadi magrib sudah nyala lagi. Sementara ini, kami memasang police line di TKP sampai ada penggantian travomator oleh pihak terkait. Kasusnya sekarang sedang didalami,” pungkasnya.