Beranda Peristiwa Nakes Asal Citeureup Jadi Korban Begal di Tegal Papak

Nakes Asal Citeureup Jadi Korban Begal di Tegal Papak

1625

PANDEGLANG.BCO.CO.ID – Seorang tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Pandeglang, bernama Tyas (24), warga Kampung Sukamaju, Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, menjadi korban sasaran aksi pembegalan, siang tadi sekitar pukul 12.00 WIB, Selasa 16 November 2021

Informasi yang diperoleh, peristiwa itu terjadi di jalan yang berada di Desa Tegalpapak, Kecamatan Pagelaran, Pandeglang. Begal yang diketahui berjumlah dua orang tersebut berhasil merampas motor dan tas korban yang berisi sejumlah barang berharga seperti kartu ATM hingga HP serta uang senilai Rp100 ribu.

“Kejadiannya jam 12 siang tadi, itu korbannya istri saya. Dia sendirian waktu itu baru pulang dari puskemas,” kata Safaruddin Tumangger, suami korban, saat dikonfirmasi melalui telpon seluler.

Ia juga menceritakan, saat istrinya tiba di lokasi, korban langsung dipepet dua orang tak dikenal yang menggunakan satu unit motor. Kedua orang itu lalu menodongkan sebilah golok dan langsung meminta korban menyerahkan kendaraannya beserta barang berharga lain yang sedang dibawa di dalam tas. “Itu langsung nodongin golok ke istri saya sambil dia-nya ngomong cepet serahin motor kamu,” ungkapnya.

Saat kejadian, sang istri saat itu sendirian, tidak bisa memberikan perlawanan apapun terhadap kedua begal tersebut. Ditambah, kondisi jalan di sana sedang sepi lantaran tak ada pengendara lain yang ikut melintas.

Karena dalam kondisi ketakutan, korban lalu menyerahkan motor dan sejumlah barang berharga yang ia bawa di dalam tasnya. Korban pun baru bisa ditolong setelah seorang pengendara kebetulan melintas di sana usai kejadian itu berlangsung.

“Kebetulan tadi itu waktu istri saya mau pulang, posisinya hujan, jadi jalan juga sepi enggak ada yang lewat. Pas ditolong juga itu motor istri saya udah dibawa kabur ke arah Panimbang. Enggak bisa dikejar lagi orangnya mah,” tuturnya.

Akibat kejadian itu, korban lalu mendatangi Mapolsek Pagelaran untuk melaporkan kejadian ini. Safaruddin pun menyebut, kondisi istrinya kini mulai membaik usai mengalami trauma akibat aksi pembegalan tersebut.

“Tadi sempet trauma, nangis istri saya karena ngerasa takut ditodong sama golok. Tapi Alhamdulillah ada temennya yang datang terus nganter buat bikin laporan ke polisi. Mudah-mudahan cepet diusut lah kasusnya,” terangnya.

Kanit Reskrim Polsek Pagelaran Iptu Asep Kusmiyadi membenarkan mengenai kejadian tersebut. Pihaknya pun baru mendapat laporan dari korban sekira pukul 15.00 WIB dan memastikan akan segera mengusut perkara ini.

“Laporannya sudah kami terima tadi sore,sekarang sedang kami dalami,” singkatnya. []