Beranda Hukum dan Kriminal Hendak Serang Sekolah Lain, Puluhan Siswa SMP Diamankan Polsek Pagelaran

Hendak Serang Sekolah Lain, Puluhan Siswa SMP Diamankan Polsek Pagelaran

1150

PANDEGLANG.BCO.CO.ID – Sebanyak 50 siswa dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 dan 2 Labuan, Pandeglang, Banten diamankan polisi. Mereka diamankan lantaran diduga akan melakukan aksi tawuran dengan menyerang ke SMP di wilayah Kecamatan Pagelaran, 02 November 2021.

Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP Fajar Maulidi membenarkan hal tersebut, kata Fajar puluhan siswa itu berasal dari dua sekolah yang ada di Kecamatan Labuan. “Ya benar, ada sekitar 50 siswa yang kami amankan. Pengakuannya, mereka berasal dari SMP gabungan, yakni SMP 1 dan 2 Labuan, mereka hendak menyerang ke sekolah SMP lain di wilayah Pagelaran,” kata Fajar, saat dihubungi melalui telepon seluler.

Fajar menyebut, pemicu aksi ini bermula saat seorang siswa SMP Pagelaran pada Senin 01 November 2021 kemarin bolos sekolah dan pergi ke wilayah Labuan. Ketika melintas di depan SMP di wilayah itu, siswa tersebut malah berteriak bahkan melontarkan makian hingga memancing emosi siswa SMP Labuan. “Dari pengakuan para siswa, mereka tidak terima ada siswa lain yang melintas sambil mengeluarkan kata kata yang tidak mengenakan,” terangnya.

Karena ulah salah satu siswa tersebut, puluhan siswa SMP Labuan pada hari ini langsung berangkat menuju Pagelaran untuk membalaskan dendamnya. Namun untungnya, polisi yang sudah mencium informasi ini langsung bergerak dan mengamankan puluhan siswa SMP Labuan sebelum tawuran itu terjadi. “Kami dapat informasi sekitar pukul 10.00 WIB sudah banyak siswa yang berdatangan ke depan SMP Pagelaran. Mereka berteriak dan memaki siswa yang berada di dalam sekolah. Tapi Alhamdulillah, situasinya bisa dikendalikan setelah ada petugas polsek yang datang ke lokasi,” ungkapnya.

Setelah diamankan, puluhan siswa SMP tersebut kemudian digiring ke halaman Mapolsek Pagelaran. Mereka lalu diberikan pembinaan berupa hukuman push up sebelum diserahkan ke sekolahnya masing-masing. “Mereka juga kami geledah, enggak ada yang membawa senjata tajam. Sekarang sudah diserahkan ke penanggungjawab sekolahnya, sudah buat surat pernyataan supaya tidak mengulangi lagi perbuatan tersebut,” pungkasnya.