Beranda Hukum dan Kriminal Manusia Bertopeng Bobol Alfarmart di Kebon Cau Pandeglang

Manusia Bertopeng Bobol Alfarmart di Kebon Cau Pandeglang

512

PANDEGLANG, BCO.CO.ID – Sebuah toko modern Alfamart di Kampung Kebon Cau, Kelurahan Pandeglang, dibobol kawanan pencuri, Senin 13 September 2021.

Para pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari satu orang tersebut berhasil menggondol ratusan bungkus rokok yang berada di area kasir di tokok ini. Aksi pelaku ini juga terekam kamera pengawas, pelaku yang terlihat memakai topeng dan menggunakan kardus untuk menutupi badannya masuk kedalam toko dengan cara membobol plafon, hal tersebut diketahui setelah terdapat dua lubang di plafon diduga dibobol pelaku, untuk masuk kedalam toko.

Kepala Toko Alfamart Kebon Cau, Imay Purnama mengatakan, kejadian tersebut diketahui rekannua yang juga karyawan di minimarket tersebut ketika hendak membuka toko.

Namun saat masuk, kondisi toko sudah dalam keadaan berantakan serta ratusan bungkus rokok yang dipajang dekat kasir ludes digondol maling.”Pas pagi karyawan buka toko sudah berantakan kondisinya, pas liat ke atas plafon udah rusak, CCTV juga udah rusak,” kata Imay kepada wartawan.

Pihak toko saat ini masih menghitung kerugian, namun jumlah kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. “Kalau untuk kerugian belum kita hitung, cuma diperkirakan puluhan juta,” terangnya.

Sementara Tim Inafis Satreskrim Polres Pandeglang, Brigadir Bayu mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari karyawan minimarket pihaknya langsung melakulan olah tempat kejadian perkara.

Dari hasil olah TKP sementara, para pelaku masuk melalui belakang toko lalu membobol plafon pada yang diperkirakan dilakukan pada dinihari tadi sekitar pukul 01.00 WIB. Selain itu, pelaku juga memutus dan merusak beberapa kabel kamera pengawas yang terpasang di dalam minimarket tersebut. “Diduga pelaku masuk lewat belakang toko, naik turun lewat plafon. Dan kamera pengawas yang ada di dalam toko kabelnya mereka putuskan. Jadi kemungkinan mereka ini sudah tau dan berpengalaman,” ujar Brigadir Bayu. []