Beranda Pemerintahan Ada Temuan BPK, Gerbang DPRD Pandeglang Dirobohkan Mahasiswa

Ada Temuan BPK, Gerbang DPRD Pandeglang Dirobohkan Mahasiswa

261

PANDEGLANG, BCO.CO.ID – Gerbang Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pandeglang dirobohkan puluhan mahasiswa massa aksi yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Aksi ratusan mahasiswa PMII Cabang Pandeglang ini menuntut audiensi dengan pimpinan DPRD Pandeglang terkait temuan Badan Audit Keuangan (BPK) sebesar Rp563.400.000 tahun anggaran 2020 yang dianggap telah merugikan negara, Senin 13 September 2021.

Berdasarkan pantauan BCO Media, massa aksi yang telah merobohkan pagar kantor DPRD Pandeglang langsung merapat ke pintu utama gedung. Sesampainya di depan gedung, massa aksi pun melakukan orasi kembali untuk meminta tanggapan anggota DPRD Pandeglang. Namun sampai unjuk rasa berakhir, tidak ada tanggapan dari pihak DPRD Pandeglang.

Koordinator lapangan massa aksi Samsul mengatakan, bahwa DPRD Pandeglang harus segera mengembalikan kerugian negara hasil temuan BPK RI terkait kelebihan pembayaran biaya transportasi, perjalanan dinas dan kegiatan sosialisasi Perda inisiatif DPRD Pandeglang. Diketahui, DPRD Pandeglang baru mengembalikan Rp1 miliar lebih. “Kami menuntut agar kerugian negara segera dikembalikan, karena ini sudah dianggap maling uang negara ditengah Pandemi Covid-19,” kata Samsul.

Massa aksi pun menilai bahwa pengembalian uang tersebut sudah melebihi tenggang waktu yang telah ditentukan oleh BPK RI. “Peraturan BPK nomor 2 tahun 2017 bahwa pengembalian uang yang seharusnya maksimal dikembalikan dalam tenggang waktu kurang 60 hari tertanggal 5 Mei 2021,” tuturnya. []