Beranda Hukum dan Kriminal Sering Maling Motor, Warga Cimanggu Pincang Ditembak Polisi

Sering Maling Motor, Warga Cimanggu Pincang Ditembak Polisi

1207

PANDEGLANG, BCO.CO.ID – Satreskrim Polres Pandeglang meringkus dua pelaku pencurian sepeda motor di wilayah Kecamatan Cimanggu serta mengamankan 15 unit kendaraan roda dua hasil kejahatan para pelaku. Meskipun begitu, polisi masih melakukan pengembangan dan melakukan pencarian kepada beberapa pelaku lainnya yang melarikan diri.

Kapolres Pandeglang AKBP Belny Warlansyah mengatakan, pelaku itu kerap melakukan aksinya di sejumlah wilayah di Banten. Yakni, di Kabupaten Lebak, Pandeglang, Cilegon, dan Serang. “Tersangka yang sudah diamankan DS alias BD (32) dan KS alias RG (29) warga Kecamataan Cimanggu, semenatara 3 orang masih DPO, yaitu KT (32), YS (32), KM (29). Ini ada barang buktinya juga ada yang di Cilegon ada yang di Serang bahkan ada juga yang di Pandeglang ya jadi kegiatan,” kata AKBP Belny Warlansyah, Kapolres Pandeglang, Rabu 08 September 2021.

Masih kata Kapolres, dalam penangkapan tersebut petugas terpaksa menembak kaki kanan satu pelaku curanmor karena berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap. Diketahui, kedua pelaku curanmor itu merupakan warga Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang. “Pelaku terpaksa kita berikan tindakan tegas karena sempat melakukan perlawanan kepada petugas,” tandasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Pandeglang AKP Fajar Maulidi menambahkan,kedua pelaku merupakan spesialis curanmor yang telah beberapa kali melancarkan aksinya. “Mereka ini memang DPO kita selama dua tahun. Terutama tersangka DS yang sudah tiga kali masuk penjara kasus curanmor atau residivis,” jelas Fajar.

Berdasarkan keterangan dari tersangka, lanjut Fajar, modus pelaku mencari sasaran kendaraan bermotor yang tengah terparkir di halaman rumah warga. “Modusnya pada saat ada kesempatan motor yang sedang terparkir tidak ada yang jaga, langsung mereka ambil dengan memakai kunci T, para tersangka akan dikenakan pasal 363 dengan pencurian pemberatan, dengan hukuman 7 tahun penjara” pungkasnya. []