Beranda Hukum dan Kriminal Gunakan Bom Ikan, Dua Nelayan Asal Lampung Dicokok Polisi Saat Isi BBM

Gunakan Bom Ikan, Dua Nelayan Asal Lampung Dicokok Polisi Saat Isi BBM

203

PANDEGLANG, BCO.CO.ID – Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Pandeglang meringkus dua pelaku pengeboman ikan. Keduanya diamankan, setelah menangkap ikan menggunakan bahan peledak atau bom ikan di perairan Taman Jaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang.

Kapolres Pandeglang AKBP Belny Warlansyah mengatakan, kedua pelaku yakni AT (45) dan MD (43) warga Lampung itu sudah lama menjadi target kepolisian. Mereka disergap saat melakukan isi ulang bahan bakar di wilayah Kecamatan Sumur. “Ini laporan dari warga, jadi kita selidiki dulu. Pas mereka melakukan isi ulang bahan bakar kita tangkap,” kata AKBP Belny Warlansyah, Kapolres Pandeglang, Senin 23 Agustus 2021.

Disebutkan, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa potasium sebanyak 20 kilogram, alat kompresor, selang, perahu, dan 50 botol bom ikan yang siap diledakkan. “Kedua pelaku dan barang bukti sudah kita amankan di Polres Pandeglang, kemudian sedang kita kembangkan. Karena berdasarkan keterangan tersangka, masih ada kelompok lainnya berasal dari Lampung yang melakukan penangkapan ikan dengan cara yang sama,” terangnya.

Kedua tersangka dijerat dengan Undang-Undang Darurat RI Tahun 1951, tentang dugaan melakukan tindak pidana menerima, menguasai, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan dan mempergunakan bahan peledak untuk menangkap ikan di laut. “Untuk kedua tersangka, bisa dijerat hukuman maksimal 20 tahun penjara,” tutup Kapolres Pandeglang.

Sementara, salah seorang pelaku berinisial MD mengaku, bahwa ia bersama rekannya telah beberapa kali melakukan pengeboman ikan di perairan Pandeglang. Ia juga mengaku bahwa bom rakitan yang digunakannya itu ia pelajari dari nelayan terdahulu. “Sudah tiga kali saya melakukan pengeboman ikan, dan untuk sekali menangkap ikan, kita mendapatkan hasil 3 juta. Lalu ikan tersebut dijual di Sumur, dengan cara diecer oleh kawan saya kepada masyarakat,” aku MD. []