Beranda Peristiwa Pria Tanpa Identitas Ditemukan Gantung Diri di Majasari

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Gantung Diri di Majasari

569

PANDEGLANG, BCO.CO.ID – Warga Kampung Pasir Angin Ciparungpung, RT/RW 04/03, Kelurahan Pagerbatu, Kecamatan Majasari Kabupaten Pandeglang, digegerkan dengan sesosok mayat pria yang tergantung di bagian dapur sebuah rumah.

Salah seorang warga Sutrisno mengatakan, awal mulanya rumah yang didiami korban dalam keadaan tertutup. “Kejadian sekitar jam 13.00 WIB pas ada warga yang masuk dilihat sudah menggantung, ” kata Sutrisno, Kamis 19 Agustus 2021.

Diketahui, mayat pria itu tidak memiliki identitas dan sering datang untuk berkunjung. “Nama aslinya kurang tahu karena tidak ada KTP juga. Tapi di panggil nya piong. Kalau tidak salah itu warga Kadomas, karena kesini hanya main saja,” ucapnya.

Sementara itu, pria yang dikenal dengan sebutan piong mengakhiri hidupnya dengan mengikatkan tali sepatu dan menggantungkan diri di dapur. “Pakai tali sepatu itu menggantungkannya
menggunakan tapi sepatu, baru rumahnya juga enggak tau di isi atau enggak ini rumah soalnya listrik juga baru,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Kota Pandeglang Polres Kompol Kosasih, membenarkan adanya temuan mayat yang tergantung di dapur sebuah rumah. Menurutnya, mayat yang ditemukan tergantung bernama Sopian (25). Berdasarkan hasil keterangan dari para saksi, korban sempat mengamuk di rumah milik Toni warga sekitar. “Almarhum bukan warga situ. Jadi dia sedang main di rumah Toni teman almarhum sebelumnya ia sempat ngamuk-ngamuk,” kata Kompol Kosasih, Kapolsek Kota Pandeglang.

Ia menceritakan, karena pemilik rumah merasa takut dengan kelakuan Sopian, dengan rasa cemas Toni meninggalkannya dan berencana meminta bantuan. Akan tetapi, saat ia berbalik ke rumahnya malah menemukan korban sudah dalam kondisi tergantung di dapur miliknya. “Jadi pada saat di rumah itu ngelamun kaya orang stres, dan temannya pergi untuk memanggil temannya yang lain dan pas kembali sudah dalam keadaan tergantung,” tuturnya.

Dipastikannya, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan autopsi korban murni meninggal karena bunuh diri. “Murni karena bunuh diri, karena dengan ciri-ciri lidah menjulur dan mengeluarkan air seni serta tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuhnya,” pungkasnya. []