Beranda Kesehatan Soal Vaksinasi Massal di Pandeglang, Begini Kata Irna

Soal Vaksinasi Massal di Pandeglang, Begini Kata Irna

259

PANDEGLANG, BCO.CO.ID – Bupati Pandeglang Irna Narulita melakukan pemantauan langsung kegiatan vaksinasi massal oleh Polres Pandeglang, yang berlangsung di Kecamatan Panimbang, Kamis 24 Juni 2021.

Irna menyampaikan, vaksinasi massal di Kabupaten Pandeglang akan berlangsung 29 Juni 2021 mendatang, namun institusi Polri telah melakukannya lebih cepat karena memperingati Hut Bhayangkara ke 75. Bupati juga menargetkan vaksinasi massal yang akan dilaksanakan pada 29 juni mendatang kurang lebih 15.000 orang. “Dari 800 ribu masyarakat yang harus divaksin baru 34 ribu dari mulai pelayan publik, nakes, guru, lansia, dan nanti pada tanggal 29 juni kurang lebih 15.000 orang,” ujar Irna Narulita, Bupati Pandeglang.

Ia berharap pada akhir tahun 2022 vaksinasi massal bisa tercapai. Namun, kendati demikian harus menyesuaikan dengan kemampuan fiskal pemerintah. “Pelaksanaan dilakukan secara bertahap agar masyarakat memiliki kekebalan terhadap virus Covid-19,” imbuhnya.

Diyakini Irna, dengan vaksinasi masal akan membuat kekebalan tubuh, sehingga jika terpaparpun dapat meminumalisir kesakitan berlebih. “Vaksin tidak menjamin kita tidak tertular, namun jika sudah divaksin, tubuh kita bisa memiliki anti bodi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Pandeglang AKBP Hamam Wahyudi mengatakan, vaksinasi massal yang dilaksanakan dalam rangka Hut Bhayangkari ke-75 ini menargetkan kurang lebih 2000 orang. “Kemarin di Polres Pandeglang sebanyak 460 orang, dan sekarang di Kecamatan Panimbang 1.540 orang,” katanya.

Kapolres juga menyampaikan, vaksinasi yang dilakukan ini dalam rangka memberikan dukungan kepada masyarakat, sehingga masyarakat terbebas dari Covid 19. Ia berharap, masyarakat yang sudah divaksin dapat menyampaikan kepada masyarakat yang berhalangan hadir. “Kami menyelenggarakan ini ingin masyarakat terbebas covid 19 yang saat ini masih dirasakan. Dengan ini mudah mudahan masyarakat bisa terjaga dan kedepan bisa kembali menjalani kehidupan normal,” tuturnya. []