Beranda Infrastruktur Tol Serang-Panimbang, Kepala BPJN Banten: Akhir Agustus Dimulai

Tol Serang-Panimbang, Kepala BPJN Banten: Akhir Agustus Dimulai

505

PANDEGLANG, BCO.CO.ID – Proses pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang bakal segera memasuki tahapan peletakan batu pertama atau groundbreaking. Hal itu dilakukan untuk mempercepat aksebilitas yang dibutuhkan demi mendorong kemajuan setiap daerah, terutama roda perekonomian warga sekitar.

Bahkan, Pemerintah Kabupaten Pandeglang terus melakukan koordinasi dengan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten dan tiga kontraktor untuk membahas progres pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang.

Kepala BPJN Banten Wida Nurfaida mengatakan, untuk pembangunan tol Serang – Panimbang diperkirakan bakal dilakukan peletakan batu pertama (Groundbreaking) pada Agustus 2021 mendatang. “Pengurusan daftar kegiatan dari kami selesai ke Bappenas, sekarang posisinya ada di Kemenkeu untuk loan aplikasi, Insya Allah akhir bulan Agustus sudah pelaksanaan,” kata Wida Nurfaida, Kepala BPJN Banten, Kamis 17 Juni 2021.

Disebutkan Wida, sampai saat ini pihaknya sudah melakukan tanda tangan kontrak pada akhir November 2020. Pasalnya, proses pembangunan Jalan Tol yang menghubungkan Serang dan Panimbang itu mendapatkan pinjaman dari luar negeri. Untuk anggaran di seksi tiga, Wida menyampaikan, kurang lebih dana yang dialokasikan sebesar 4,5 triliun, serta ditargetkan penyelesaian pelaksanaannya sekitar dua tahun dari diterbitkan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). Adapun untuk kontraktor konsorsium yaitu PT Sino, PT Adikarya, dan PT Wijaya Karya.

Dalam pengerjaan tol Serang – Panimbang seksi 3 itu, Wida menjelaskan, PT Sino mendapatkan pengerjaan sebanyak 50,5 persen dari total 33 KM, dan sisanya akan dilanjutkan oleh Adikarya dan Wika. “Untuk pembebasan lahan, kita pastikan saat ini sudah tidak ada permasalahan bahkan mencapai kurang lebih 81 persen. Untuk lahan TNI yang ada di Gombong sudah terselesaikan, begitu juga yang milik Perhutani,” imbuhnya.

Sementara Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, suksesnya pembangunan jalan tol sangat mendorong untuk kemajuan Kabupaten Pandeglang. Sebab, kata Irna, investor yang akan datang sangat bergantung kepada aksebilitas. “Mereka para pengusaha tidak mau ke Pandeglang karena enggak ada akses jalan tol, sedangkan Pandeglang butuh investasi untuk kemandirian fiskal, saya harap tol Serang-Panimbang ini berjalan lancar,” kata Irna.

Irna juga berharap dalam proses pembangunan tol Serang – Panimbang tidak ada oknum yang menghambat pelaksanaannya. Sebab, aksebilitas ini untuk kepentingan seluruh rakyat masyarakat Kabupaten Pandeglang. “Jangan sampai ada yang mengganggu PSN karena dampaknya untuk Banten Selatan. Tidak ada aksesbilitas, tidak ada swasta masuk, saat ini cuma ada 45 investor yang exiting,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia DPR-RI Komisi III Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan, pihaknya akan akan berkordinasi dengan Kementrian PUPR guna percepatan pembangunan tol Serang-Panimbang seksi III. “Jalan tol sangat diharapkan untuk kemajuan ekonomi. Pembangunan harus selesai, kualitas harus bagus, saya harap berjalan lancar sesuia harapan, dan tidak ada oknum yang mengganggu,” ucapanya. []