Beranda Humaniora Diduga Lakukan Monopoli Proyek, Ratusan Massa Geruduk Pendopo Bupati Pandeglang

Diduga Lakukan Monopoli Proyek, Ratusan Massa Geruduk Pendopo Bupati Pandeglang

454

PANDEGLANG, BCO.CO.ID – Ratusan massa mengatasnamakan Koalisi Rakyat Pandeglang Melawan (KRPM), menggelar demonstrasi di Gedung Pendopo Bupati dan Kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Pandeglang, Selasa 25 Mei 2021.

Dalam aksinya, ratusan massa mendesak Komisi Pemberantasan KorupsiĀ (KPK) untuk turun melakukan penyelidikan terhadap mafia proyek di Kabupaten Pandeglang.

Pantauan di lokasi, mereka melakukan aksi long march dengan membawa beberapa spanduk bertuliskan brantas mafia proyek, usut tuntas oknum anggota DPRD yang diduga terlibat bermain Proyek, pecat dan tangkap Kepala Bagian ULP Pandeglang.

Direktur Eksekutif Aliansi Independen Peduli Publik (ALIP) Uday Suhada menilai, mafia proyek di Pandeglang sudah tidak asing di kalangan pengusaha. “Kasus monopoli proyek di Kabupaten Pandeglang sudah terjadi bertahun-tahun. Silahkan tanyakan kepada para pengusaha apakah pengkondisian itu tidak pernah terjadi atau selalu terjadi. Faktanya, dipastikan seluruh proyek APBD Pandeglang tahun 2021 yang ditenderkan sebagian besarnya dimonopoli,” kata Uday.

Orator Aksi Koalisi Rakyat Pandeglang Melawan Ucu Fahmi menyebutkan, kekuasaan saat ini ibarat tirani yang bobrok yang tengah dipertontonkan dengan segala arogansi akibat mental pejabat yang koruptif. Bahkan, wakil rakyat juga dibuat tak berdaya oleh kekuasaan Bupati Irna Narulita dan Wakil Bupati Tanto Warsono Arban.

“Seharusnya kepala daerah, pejabat dan DPRD bersuara menyampaikan keluhan rakyat, tapi malah ikut menjadi mafia proyek. Semua itu bertujuan untuk memperkaya diri dan terindikasi melakukan kemufakatan jahat dengan cara melakukan monopoli proyek. Salah satunya terjadi di ULP yang diduga proses lelang dilakukan dengan penuh rekayasa,” ujarnya.

Ia juga meminta agar pihak Kepolisian mengusut tuntas dugaan monopoli proyek yang terjadi di ULP Pandeglang. Dan meminta segera memeriksa Kepala Bagian (Kabag) ULP Pandeglang, karena dinilai sudah melakukan tindakan monopoli proyek.

“Kami menuntut kepada Kepolisian agar segera menangkap Kabag ULP,” tutupnya.

Sementara itu, Kapolres Pandeglang AKBP Hamam Wahyudi mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan terkait dugaan monopoli proyek yang terjadi di ULP Pandeglang. Pihaknya akan segera mendalami kasus tersebut, dan akan berkoordinasi dengan Polda Banten.

“Kita akan segera mendalami kasus ini, dan berkoordinasi dengan Polda, takutnya kasus ini akan ditangani oleh pihak Polda Banten,” singkatnya. []