Beranda Humaniora Sudah Seminggu, Jembatan di Mekarjaya Pandeglang Dibiarkan Ambruk

Sudah Seminggu, Jembatan di Mekarjaya Pandeglang Dibiarkan Ambruk

125

PANDEGLANG, BCO.CO.ID – Warga Kampung Kaduhelet Girang RT 07/03, Desa Kadubelang, Kecamatan Mekarjaya, Kabupaten Pandeglang, mengharapkan akses jembatan yang ambruk sepekan yang lalu segera diperbaiki pemerintah. Pasalnya, jembatan yang merupakan akses utama warga Kampung Kaduhelet untuk beraktifitas, dan merupakan penunjang perekonomian sekitar 300 kepala keluarga (KK) itu ambruk disebabkan hujan deras dan luapan air. Akibatnya, jembatan tidak mempu menahan arus air yang kencang.

“Itu kan hujan, terus sungai Cikoleang tidak mampu menahan air, jadi jembatan ambruk dibagian tengah,” kata Heri, salah seorang warga Kampung Kaduhelet, Kamis 08 April 2021.

Heri menuturkan, bahwa jembatan ini merupakan akses utama warga untuk beraktivitas dan jalan yang menunjang perekonomian warga. Ia berharap pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut. “Ini jalan utama, ada jalan lain tapi jauh banget, saya harap jembatan ini segera diperbaiki pemerintah,” singkatnya.

Sementara itu, Yayat Hidayat Perangkat Desa Kadubelang mengatakan, bahwa pihak desa sudah mengajukan perbaikan jembatan kepada pihak Pemerintah Kecamatan dan Kabupaten. “Sudah kami ajukan, ke kecamatan dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang juga,” terang Yayat.

Dikatakan, pasca jembatan ambruk aktivitas warga terhenti, hal itu dikarenakan warga Kampung Kaduhelet mayoritas petani yang sering menjual hasil taninya ke pasar. “Disinikan petani, jadi mereka ke pasar buat jual hasil taninya, tapi pas kejadian aktivitas terhenti,” jelasnya.

Namun, agar aktivitas warga tetap berjalan pihak desa dan masyarakat melakukan gotong royong dengan membuat jembatan sementara yang terbuat dari bambu. Dan berharap pemerintah dapat segera merespon pengajuan perbaikan jembatan yang ambruk di wilayahnya. “Kita dan masyarakat gotong royong buat bikin jembatan sementara dari kayu, walapun hanya terbuat dari bambu setidaknya aktivitas warga tidak terhenti,” tuturnya. [PIAN]