Beranda Bisnis Jelang Ramadhan, Harga Ayam Potong di Pandeglang Melonjak Naik

Jelang Ramadhan, Harga Ayam Potong di Pandeglang Melonjak Naik

53

PANDEGLANG, BCO.CO.ID – Para pedagang daging ayam potong di Pasar Badak Pandeglang, mengeluhkan tingginya harga daging ayam menjelang datangnya bulan suci Ramadhan. Pasalnya, harga komoditi tersebut melonjak hingga Rp38 ribu per kilogram.

Apipi, salah seorang pedagang daging ayam potong mengaku, kenaikan harga ini sudah terjadi sejak sepekan yang lalu. Dimana sebelum merangkak naik, harga daging ayam potong berkisar Rp30 ribu rupiah. “Tadinya Rp 30 ribu, sekarang naik jadi Rp 38 ribu kang,” kata Apipi, saat ditemui di Pasar Badak Pandeglang, Kamis 08 April 2021.

Dikatakannya, akibat kenaikan harga tersebut, para pedagang maupun konsumen ikut mengeluh lantaran kesulitan menjual kepada para pembeli karena harganya yang terlalu tinggi. Kemungkinan lanjut Apipi, kenaikan harga daging ayam potong akan terus naik saat memasuki bulan Ramadhan tahun 2021 ini. “Ini belum bulan puasa, pas puasa mah pasti naik lagi kang. Apalagi Idul Fitri, biasanya itu pasti nyampe Rp 40 ribu, bahkan lebih,” terangnya.

Akibat lonjakan tersebut, Apipi menyebut penjualannya menurun drastis hingga 50 persen. Pembeli dilapaknya mayoritas tidak kuat membeli daging ayam lantaran harganya yang tembus hingga Rp38 ribu per kilogram. “Iyah menurun, kang, soalnya pada enggak kuat harganya. Pembeli juga banyak yang ngeluh, biasanya beli banyak sampai 1000 ekor perhari, sekarang dikurangi setengahnya, karena harganya yang tinggi,” tuturnya.

Para pedagang di Pasar Badak Pandeglang pun berharap, pemerintah bisa melakukan intervensi terhadap harga daging ayam. Pasalnya, memasuki bulan ramadhan, komoditi itu biasanya laris diburu pembeli untuk kebutuhan dapurnya. “Harapan saya sih, bisa turun lagi harganya kang, supaya stabil lagi. Pengennya mah normal, harganya kayak dulu Rp 30 ribu per kilogram,” imbuhnya.

 

Salah seorang pembeli, Rini mengatakan, jika ia sebagai konsumen merasa keberatan dengan naiknya harga daging ayam. Biasanya Ia membeli tiga kilogram untuk usahanya sebagai penjual mie ayam, namun saat harga naik Rini memilih untuk mengurangi pembelian daging ayam dan berharap pemerintah segera turun tangan. “Keberatan sekali ya, karena setiap hari saya pasti beli daging ayam untuk konsumsi keluarga. Dengan harga yang sekarang, saya kurangi pembelian daging ayam. Di mie ayam juga saya kurangi,” singkatnya. [PIAN]