Beranda Peristiwa Rumah Pengurus Ponpes Al-Amin di Pandeglang Ludes Terbakar

Rumah Pengurus Ponpes Al-Amin di Pandeglang Ludes Terbakar

735

PANDEGLANG, BCO.CO.ID – Satu rumah di Kampung Pabuaran, Kelurahan Pagadungan, Kecamatan Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang, milik pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Amin ludes terbakar, Selasa 30 Maret 2021.

Dari informasi yang didapat, insiden kebakaran yang menghanguskan bangunan tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Beruntung, peristiwa ini tidak sampai menimbulkan korban karena pemilik sedang berada di luar rumah ketika peristiwa berlangsung.

Ketua RT 04/01 Kampung Pabuaran Muhaemin mengatakan, kejadian bermula saat istri pemilik Ponpes Al-Amin sedang memasak, kompor lalu ditinggal lantara istri pemilik Ponpes harus mengangkat padi yang sedang dijemur di depan rumah. Diduga api yang berasal dari kompor itu dengan cepat langsung menghabiskan bangunan yang terbuat dari kayu dan bambu. “Kejadiannya itu pas istri dari Kiyai Haji Amin sedang masak, terus ditinggal ke depan udah gitu terjadilah,” kata Muhaemin, Ketua RT 04/01 Kampung Pabuaran.

Di lokasi sama, Lela istri pemilik Ponpes Al-Amin menuturkan bahwa ia lupa mematikan kompor yang sedang menyala saat mengangkat padi yang sedang dijemur. “Lupa saya, tadi ngangkat padi, padinya banyak. Pas ke dapur api sudah besar,” terang Lela.

Ia menceritakan, saat kejadian suaminya berusaha masuk ke dalam rumah yang sedang terbakar untuk menyelamatkan kitab-kitab yang biasa digunakan untuk pengajian. Namun karena api yang, ia tak bisa menyelamatkan kitab-kitab dan isi rumahnya.

“Bapak pas kejadian menyelamatkan kitab, tapi tidak semua terselamatkan. Barang-barang, baju semua tidak terselamatkan, pokoknya abis terbakar,” terangnya.

Sementara itu, Kasi Kedaruratan Bencana dan Logistik BPBD Pandeglang, Emil Salim mengatakan, api yang membakar material dari kayu dan bambu itu sangat cepat membakar isi rumah, sehingga pemadam kebakaran tidak sempat menyelamatkan isi rumah milik Ponpes Al-Amin. “Kita kerahkan dua unite damkar, karena material dari kayu dan bambu jadi api membakar semua isi rumah,” kata Emil saat ditemui di lokasi.

Ia juga menuturkan, kejadian tersebut akibat kelalaian pemilik rumah karena meninggalkan kompor yang sedang digunakan. Akibat dari kejadian rumah terbakar itu, pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp75 juta rupiah.

“Sebetulnya ini kelalaian pemilik rumah juga, jadi lagi masak malah ditinggal, ya diperkirakan kerugian capai Rp. 75 juta rupiah,” tuturnya.

Ia juga menghimbau agar masyarakat selalu hati-hati jika sedang menggunakan alat rumah maupun sedang meninggal rumah, hal itu dikarenakan mayoritas kebakaran yang terjadi di Kabupaten Pandeglang akibat kompor yang sedang menyala ditinggal dan korsleting listrik. [PIAN]