Beranda Hukum dan Kriminal Ini Kebijakan MUI dan Bakorpakem untuk 16 Warga Penganut Hakekok Balakasuta

Ini Kebijakan MUI dan Bakorpakem untuk 16 Warga Penganut Hakekok Balakasuta

162

PANDEGLANG, BCO.CO.ID – Setelah menjalani masa karantina di salah satu pondok pesantren dan rumah singgah yang ada di Kabupaten Pandeglang, kini 16 orang warga Kecamatan Cigeulis yang terlibat mengikuti aliran sesat hakekok balakasuta akan segera dipulangkan ke kampung asalnya. Pasalnya, keenam belas warga tersebut diyakini sudah bertobat dan menyesali perbuatannya.

Hal tersebut disampaikan Ketua MUI Kabupaten Pandeglang, KH TB Hamdi Ma’ani, setelah Bakorpakem berkoordinasi dengan MUI Pandeglang dan memutuskan untuk melakukan pembinaan dilingkungan masyarakat kepada ke 16 warga tersebut.

“Insya Allah dalam waktu dekat hari Kamis atau Jumat kita akan mengembalikan 16 warga yang mengikuti aliran hakekok ke Desa Karang Bolong, Kecamatan Cigeulis, yang merupakan tempat asalnya,” kata Hamdi Ma’ani, di Pendopo Pemkab Pandeglang, Selasa 23 Maret 2021.

Namun setelah berada di masyarakat, pihaknya akan terus memantau dan berkoordinasi dengan Muspika Kecamatan Cigeulis untuk melakukan pembinaan agar mereka tidak kembali melakukan hal-hal yang salah.  “Walaupun sudah dikembalikan tentu tidak dilepas begitu saja, kita akan pantau terus melalui Muspika Kecamatan Cigeulis,” terangnya.

Ia menuturkan, selama dua pekan di karantina ke 16 warga tersebut menunjukan perkembangan yang baik bahkan mereka berjanji dan bertobat tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. “Alhamdulillah sudah ada perkembangan, jadi mereka juga sudah menyelasi perbuatannya,” imbuhnya.

Ia juga meminta kepada masyarakat untuk tidak menjauhi dan mengucilkan ke 16 warga itu setelah mereka kembali ke kampungnya, dan diharapkan masyarakat dapat bersama sama melakukan pembinaan agar mereka tidak kembali ke ajaran hakeok balakasuta lagi.

“Saya berharap agar warga yang dekat dengan kediaman 16 warga Kecamatan Cigeulis ini tidak mengucilkan mereka, warga harus rakul mereka ke jalan yang baik,” pungkasnya. [PIAN]