Beranda Bisnis Pria di Pandeglang Raup Omzet Jutaan Rupiah dari Budidaya Ikan Cupang

Pria di Pandeglang Raup Omzet Jutaan Rupiah dari Budidaya Ikan Cupang

891

PANDEGLANG, BCO.CO.ID – Pandemi Covid-19 membawa berkah tersendiri bagi para pembudidaya ikan hias, terutama yang saat ini sedang booming yakni ikan cupang. Tak mau kalah dengan beberapa peternak lain, di Kabupaten Pandeglang, seorang pria bernama Dea Pratama (27) warga Kampung Juhut, Kelurahan Juhut, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang, berhasil menjadi seorang pembudidaya berbagai jenis ikan cupang hias, dan menghasilkan omzet jutaan rupiah setiap bulannya.

“Alhamdulilah setiap bulannya kita mendapatkan omzet 3-5 juta rupiah dari hasil ikan cupang ini,” kata Dea Pratama, Pembudidaya Ikan Hias Cupang, saat ditemui di lokasi, Senin 22 Maret 2021.

Di lahan seluas seratus meter miliknya, Ia berhasil membudidaya berbagai jenis ikan cupang hias, mulai dari ikan cupang jenis koi galaxi kuper, nemo galaxi serta berbagai jenis ikan cupang lainnya. Harga ikan cupang dari hasil budidayanya dijual dengan harga bervariatif, mulai dari 100 ribu rupiah per ekor hingga 2 juta rupiah per ekornya. “Kalau jenisnya banyak ada koi galaxi kuper, nemo galaxi, adapun untuk harganya mulai dari 100 ribu rupiah hingga dua juta rupiah kita jual,” ujarnya.

Dea mengatakan, aktivitas budidaya ikan cupang ini sudah ia lakoni selama dua tahun, namun di tengah pandemi covid-19 sekarang ini menjadi berkah tersendiri. Pasalnya, ikan cupang hasil budidayanya ini banyak diburu para penghobi ikan hias dari berbagai daerah di Indonesia.
“Saya sudah dua tahun bergelut dibudidaya ikan cuang, tapi di masa pandemi saat ini alhamdulilah omset meningkat. Yang beli kesini bukan hanya di Pandeglang saja, tapi seperti Bogor, Depok, Sukabumi, bahkan sama ke NTT,” terangnya.

Ia mengaku, telah menjual sebanyak dua ribu ekor cupang dengan rata-rata penjualan lima puluh ekor per minggu, dan sudah di jual di berbagai negara meskipun masih kerjasama dengan pembudidaya ikan cupang asal Serang. “Ikan yang sudah terjual itu ya mungkin sudah ribuan, setiap minggunya sekitar 100 ekor terjual, kalau untuk keluar negeri kita masih kerjasama dengan pembudidaya di Serang,” tuturnya.

Saat ini, Ia juga sudah membuat kelompok budidaya ikan, hal itu dilakukan karena tingkat penggemar ikan cupang semakin banyak di kampung halamannya. “Makin kesini lumayan banyak yang gemar ikan cupang di Kampung Juhut, jadi saya buat kelompoknya yaitu Kelurga Betta Juhut. Saya berharap bisa membantu perekonomian warga juga ditengah pandemi,” pungkasnya. [PIAN]