Beranda Pendidikan Mahasiswa UNMA Banten Demo Rektorat, Ini Sejumlah Tuntutannya

Mahasiswa UNMA Banten Demo Rektorat, Ini Sejumlah Tuntutannya

850
Mahasiswa UNMA Banten melakukan aksi unjuk rasa di depan Rektorat kampus tersebut, Selasa 16 Februari 2021.

PANDEGLANG.BCO.CO.ID – Puluhan Mahasiswa Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Menggugat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Rektorat atas gagapnya Jajaran Rektorat dalam menjawab persoalan yang dirasakan mahasiswa.

Korlap 1 aksi mahasiswa tersebut, Sugiono meminta BPH UNMA Banten memiliki rasa tanggung jawab memfasilitasi aspirasi mahasiswa untuk dapat disampaikam kepada jajaran rektorat.

“Ini kami lakukan atas keresahan. Aksi ini seharusnya difasilitasi karena berkaitan dengan aspirasi mahasiswa,” ujar Sugiono, saat aksi di rekrotat UNMA Banten di Cikaliung, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, Selasa 16 Februari 2021

Dede Haryanto, Korlap 2 aksi mahasiswa tersebut juga menyampaikan aspirasi mahasiswa di hadapan  Ketua Pjs BPH UNMA Banten Zainal Abidin Sujai dan menyodorkan pakta integritas sebagai bentuk pernyataan atau janji kepada diri sendiri tentang komitmen melaksanakan seluruh tugas, fungsi, tanggung jawab, wewenang dan peran sesuai dengan peraturan, untuk ditandatangani.

“Kami hanya ingin ada kepastian yang terikat sehingga dapat menjadi angin segar bagi mahasiswa. Akan tetapi BPH UNMA Banten tidak memiliki sikap tegas, tidak siap mendatangani pakta integritas yang mahasiswa ajukan,” ujar Dede.

Sementara itu, Pjs BPH UNMA Banten Zainal Abidin Sujai mengatakan, jika mahasiswa menilai kinerjanya tidak maksimal, ia bersedia untuk mundur sebegai bentuk ketegasan sikap. “Jika memang mahasiswa menilai saya tidak maksimal dalam menjalani tugas, maka saya siap mengundurkan diri sebagai Pjs Ketua BPH UNMA Banten,” kata Zaenal Abidin.

Adapun tuntutan mahasiswa dalam unjuk rasa tersebut antara lain jajaran Rektorat diharuskan mempunyai integritas soal akreditasi institusi, diharuskan melakukan evaluasi dosen bergelar S1 yang kurang berkualitas, memperbaiki seluruh fasilitas di lingkungan universitas, menuntut transparansi DKM, menuntut transparansi beasiswa dan alokasinya harus tepat sasaran, berhentikan wakil rektor yang menjabat lebih dari 2 Periode karena sudah menyalahi aturan, gratiskan biaya UKT, dan meminta pihak kampus untuk mendukung secara total tentang kegiatan kemahasiswaan tanpa terkecuali. []