Beranda Bisnis Budidaya Udang Vaname di Carita, Bisnis Seksi Pendongkrak Ekonomi di Tengah Pandemi

Budidaya Udang Vaname di Carita, Bisnis Seksi Pendongkrak Ekonomi di Tengah Pandemi

653
Lahan mati dipersiapkan untuk tambak udang Vaname di Desa Penjamben, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Sabtu 13 Februari 2021.

PANDEGLANG, BCO.CO.ID – Ada banyak cara untuk bertahan dan membangkitkan ekonomi warga setempat ketika terpuruk oleh kondisi Pandemi Covid-19, salah satunya dengan memanfaatkan lahan mati untuk membudidayakan udang vaname atau udang putih.

Udang yang bernilai ekonomis tinggi mampu memberikan imbas positif untuk membangkitkan ekonomi daerah yang lesu akibat pandemi Covid-19.

“Kita berinisiatif bangkit dari keterpurukan Covid-19 dengan cara membuka tambak udang. Insya Allah, selain pasar yang bagus, ini juga dapat menyerap tenaga kerja,” kata Fahri, penanggung jawab tambak udang vaname di Desa Pejamben, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Sabtu 13 Februari 2021.

Dikatakan, ia memanfaatkan lahan mati puluhan tahun seluas 2 hektare untuk dijadikan kolam tambak. Selain itu, pihaknya juga memberdayakan warga setempat dalam mengolah serta membudidayakan udang vaname tersebut.

“Alhamdulillah, kalau untuk pekerja disini banyak warga yang tertarik. Mungkin karena pandemi, jadi ada lokasi ini juga bisa memberdayakan warga setempat,” jelasnya.

Sementara, Kepala Desa Pejamben Sukani menuturkan, dengan hadirnya kolam tambak di desa ini. Pihaknya ikut mendukung usaha jenis itu, karena konsumsi pasar terhadap udang vaname cukup tinggi, terutama di wilayah pariwisata. Ini dapat memberikan imbas ekonomi positif bagi pertumbuhan masyarakat di desanya.

“Kita tau, Carita ini lokasi pariwisata. Alhamdulillah dengan adanya kolam tambak saya sangat mendukung, kenapa karena kebutuhan udang di pasar itu diburu oleh konsumen,” kata Sukani.

Selain itu lanjut Sukani, keberadaan tambak udang juga ikut menopang kehidupan warganya selama bertahun-tahun. Apalagi, wilayahnya masuk proyek udang nasional sehingga banyak ekonomi warganya terangkat dari usaha tersebut.

“Kalau Pejamben beda dari Carita yang lain, kita dari dulu juga masuk proyek udang nasional. Artinya dengan keberadaan tambak udang di wilayah kita ini ikut juga mendongkrak ekonomi daerah apalagi sekarang masa pandemi,” tandasnya.

Dikutip dari berbagai sumber, produk udang nasional yang mencapai 520 ribu ton pada 2019, Vaname menyumbang 65 persen dan udang windu 20 persen. Selebihnya udang jerbung, udang kipas, udang palemon merah, dan udang galah (air tawar). Ada pula udang tangkapan dari laut atau sungai, namun jumlahnya tidak besar.

Seluruh jenis udang itu menyumbang 39 persen (USD1,6 miliar) dari ekspor hasil perikanan Indonesia 2019 yang secara total mencapai USD4,1 miliar. Permintaan udang secara global naik rata-rata 6 hingga 7 persen per tahun, yang kemudian ikut mendorong produksi nasional. []