Beranda Peristiwa Ini Pernyataan Pokja Wartawan Harian Tangerang Soal Temuan Jasad di Sungai Cilemer

Ini Pernyataan Pokja Wartawan Harian Tangerang Soal Temuan Jasad di Sungai Cilemer

1468

PANDEGLANG, BCO.CO.ID – Pengurus Pokja Wartawan Harian Kabupaten Tangerang Widi Hatmoko, angkat bicara terkait temuan jasad pria tanpa identitas yang tewas mengenaskan dan mengapung di aliran Sungai Cilemer, Desa Tegal Papak, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, pada Rabu sore 10 Februari 2021. Saat ditemukan, pria tersebut mengenakan baju bertuliskan Pokja Wartawan Harian Kabupaten Tangerang.

Dalam keterangan tertulis yang diterima BCO Media, Widi Hatmoko yang juga Ketua Asosiasi Pengrajin Tangerang (APTA) menuturkan bahwa pria tanpa identitas bukan anggota Pokja Wartawan Harian Kabupaten Tangerang.

“Saya menyatakan bahwa yang meninggal itu bukan anggota Pokja Wartawan Harian Kabupaten Tangerang,” ujar Widi Hatmoko, Rabu malam 10 Februari 2021.

Terlebih lagi lanjut Widi, pada lengan jasad pria tersebut terdapat tato gambar perempuan. Ia juga memastikan bahwa anggota Pokja Wartawan Harian Kabupaten Tangerang tidak ada yang memiliki tato.

“Infonya, mayat tersebut terdapat ciri-ciri ada tato gambar perempuan di tangannya. Dan anggota Pokja Wartawan Harian Kabupaten Tangerang tidak ada yang punya tato gambar perempuan di lengannya,” jelasnya.

Masih kata Ketua APTA, terkait kaos bertuliskan Pokja Wartawan Harian Kabupaten Tangerang tersebut, yang dikenakan korban, kaos tersebut pernah digunakan untuk kegiatan pelatihan jurnalistik tahun 2013 lalu. Dimana dalam kegiatan tersebut, banyak anggota APTA yang ikut serta. Pihaknya juga mengaku belum mendapatkan informasi dari anggota APTA perihal identitas jasad tersebut.

Karena waktu pelaksanaan pelatihan jurnalistik itu sudah lama, Widi menuturkan, kaos tersebut bisa saja berpindah pakai kepada orang lain. “Mungkin karena kaos itu sudah lama sekali dicetak dan dibagikan, bisa saja juga sudah berpindah pakai kepada orang lain. Sehingga tidak banyak tahu, pindah pakai ke siapa saja, susah dilacak,” tuturnya.

Meskipun bukan anggota dari Pokja Wartawan Harian Kabupaten Tangerang, namun Widi meminta berbagai pihak untuk mendoakan korban agar secepatnya dapat terungkap siapa identitas asli dari jasad yang ditemukan hanyut serta telah mengeluarkan bau busuk itu.

“Tapi kita doakan saja semoga korban segera bisa diketahui identitasnya, serta dipertemukan dengan keluarganya. Semoga Almarhum juga diampuni dosa-dosanya, dan mendapat tempat yang layak di sisi_Nya,” pungkasnya. []