Beranda Humaniora Sudah Dua Tahun Jembatan di Cimanggu dari Pohon Kelapa, Warga: Pemerintah Tak...

Sudah Dua Tahun Jembatan di Cimanggu dari Pohon Kelapa, Warga: Pemerintah Tak Berupaya

734
Jembatan dari kayu kelapa hasil swadaya warga di Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu, Pandeglang, Selasa 2 Februari 2021.

PANDEGLANG.BCO.CO.ID – Warga Kampung Aer Jeruk, Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, mengeluhkan kondisi jalan dan jembatan yang biasa mereka lalui rusak parah. Bahkan jembatan yang pernah ambrol dibangun secara swadaya oleh warga menggunakan penopang dari kayu pohon kelapa yang hingga saat ini sudah dua tahun.

Padahal, infrastruktur sebagai salah satu bagian penting yang tidak bisa luput dalam indikator kemajuan pembanguan suatu daerah.

“Sudah dua tahun, jembatan tidak pernah dibangun oleh pemerintah Kabupaten Pandeglang. Hanya menggunakan kayu kelapa yang disusun rapih. Ini jembatan hasil gotong royong kami, warga Desa Rancapinang. Kita swadaya, untuk bangun jembatan,” ujar Hendi, kepada BCO Pandeglang, di kediamannya.

Warga menilai, pemerintah tidak serius dalam upaya memperbaiki infrastruktur jalan dan jembatan tersebut. “Kalau pemerintah serius ya pasti secepatnya dibangun setelah tahu rusak. Ini sudah dua tahun lalu dan hasil swadaya warga,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Pandeglang, Asep Rahmat belum menjawab ketika konfirmasi via ponselnya, terkait kondisi jalan dan jembatan tersebut. []